Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

putri hana nurbaeni

Rabu, 22 Mei 2013

jawaban terindah darimu..



assalamualaikum teman teman^^

saya mau berbagi cerita.. tap[i yang cerita itu bukan saya? apakah kalian ngerti maksud saya?

mm.. kalo kalian belummengerti, sdebaiknya ayo kita mulai saja ceritayaasemoga bisa menjadi inspirasidan renungan untuk kita semua :D

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Kunikmati udara pagi ini. Subhanallah begitu menyejukkan. Kuhela nafas panjang agar udara segar itu masuk ke dalam tubuhku, menjadi kekuatan dakwah bagiku. Hufth .... segarnya. Dari kejauhan ku lihat lelaki itu lagi,lelaki yang kemarin mengantar susu untuk Nenek.

"Selamat pagi Mbak Killa." sapanya ramah.

"Iya, selamat pagi juga." jawabku menundukkan kepala setelah kusadari lelaki itu sedari tadi telah menjatuhkan pandangannya tepat pada bola mataku.

"Nenek ada, Mbak?" tanyanya kemudian.

"Ma'af, Nenek sedang ke pasar." jawabku.

"Kalau begitu saya boleh titip ini pada Mbak Killa?" tanyanya lagi seraya menyodorkan dua bungkus susu kedelai dalam kemasan plastik.

"Insya Allah." kuterima susu kemasan itu,namun lelaki itu tak juga beranjak dari tempatnya berdiri. Dia malah terus menatap wajahku. Aku jadi salah tingkah dibuatnya.

"Maaf, apa masih ada yang bisa saya bantu?" tanyaku berharap dia tau kalau aku tak nyaman jika seseorang yang bukan mahramku berlama-lama bersamaku.

"Tidak, saya hanya ingin melihat wajah Mbak Killa. Kenapa Mbak Killa terus menunduk?" tanyanya sembari cengengesan.

"Dalam islam seorang wanita dan lelaki yang bukan mahram saling beradu pandang adalah haram." jawabku pada lelaki yang ku tau dia non muslim itu. Dia hanya mengangguk-anggukkan kepala.

"Kenapa begitu ya?" ternyata pertanyaannya masih berlanjut setelah manggut-manggut, kukira tadinya dia sudah mengerti.

"Karena syahwat bisa muncul dari pandangan." jelasku lagi.

"Mbak Killa selalu memakai tutup kepala itu?" lanjutnya.
"Maksudnya jilbab ini?"

Selasa, 21 Mei 2013

cerita untuk kita..


assalamualaikum^^ teman teman saya ingin berbagi sedikit cerita yang pernah saya baca di FP facebook semoga kalian memahaminya.. :)

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... EL .. Sebut saja itu namaku.

Sejak dari kecil aku memang sudah suka dengan yang namanya kesetiaan, baik itu dengan saudara-saudaraku, ataupun dengan teman-temanku. Karena itulah aku tidak menyukai yang namanya PENGKHIANATAN.

Sebenarnya, aku mulai mengenal apa itu cinta sejak aku lahir dari Rahim ibuku. Cinta dari seorang ibu dan seorang ayah. Kasih sayang dari mereka berdua. Meskipun aku bukan berasal dari keluarga orang kaya atau terlahir dalam istana raja, tetapi aku menemukan kebahagiaan di rumahku. Karena apa? Karena nilai kesetiaan..!!

Pada usia 13 tahun aku mulai mengerti tentang cinta dan kasih sayang lebih dari hanya untuk keluarga dan sahabat. Aku mulai menyukai lawan jenisku meskipun aku sendiri jika ditanya apa itu cinta, mungkin aku tidak dapat mendefinisikann­ya.

Semenjak SMA, aku mulai dekat dengan beberapa lelaki dan aku mulai masuk kedalam dunia yang aku sebut sebagai "DUNIA REMAJA". Begitu banyak kulihat teman-temanku yang mengekspresikandiri mereka dengan menjadi remaja yang sesuka hatinya. Ada yang suka kebut-kebutan, ada yang suka bolos, merokok dan tak sedikit yang mulai berani "PACARAN".

Terlintas di benakku sebuah pertanyaan. Sebenarnya pacaran itu apa sih?? Sebenarnya pacaran itu bagaimana apa sih? Dan keuntungan dari pacaran itu apa sih?

Begitu banyak pertanyaan-pertanyaan itu menari-nari dalam otakku. Tapi aku sungguh tak mampu untuk mendapatkan jawabannya.

Saat naik kelas 2 SMA, aku mulai terperosok kedalam pergaulan yang bisa dikatakan lumayan fatal. Aku mulai ingin mencoba menjalani apa yang disebut dengan PACARAN. Hal ini kulakukan atas keinginan diri serta hasutan teman-teman yang bilang rugi kalau tidak pernah menjalani PACARAN.

Singkatnya. ..

Ketika waktu itu, ada kakak kelas yang menyatakan cintanya kepadaku, maka dengan senang hati aku menerimanya. (TIDAK PANTAS UNTUK DITIRU)

Tapi baru seminggu berjalan, aku

Senin, 20 Mei 2013

lelaki hebat itu..


Lelaki HEBAT tidaklah diukur dari seberapa banyak ia telah menaklukkan hati wanita.

Tidak pula diukur dari seberapa banyak ia memiliki wanita dalam hidupnya.

Tidak pula diukur dari seberapa banyak wanita yang berusaha memperebutkannya.

Akan tetapi ia adalah seorang lelaki :

✓ Yang mampu menolak cinta banyak wanita hanya demi seorang wanita yang dicintainya.

✓ Yang mampu meneguhkan hatinya hanya demi seorang wanita yang dicintainya.

✓ Yang mampu memuliakan dan menjaga hati seorang wanita yang dicintainya.

✓ Dan yang mampu untuk selalu setia hati hanya untuk seorang wanita yang dicintainya.

Ketika ia telah berketetapan hati untuk menjatuhkan pilihan kepada seorang wanita.
Maka hanya dialah satu-satunya wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya.
Yang akan selalu disayanginya sampai ajal memisahkan mereka.

Ketika ia kaya pun..
Maka ia tak akan mudah berpaling pada wanita yang lain.
Itu baru lelaki HEBAT namanya.

insyaallah ikhlas berjilbab..



Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Mereka berdiri disana dengan celana pendeknya, sangat pendek, super pendek, Yang mereka anggap sebagai model terkini ... Sedangkan aku disini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku ...

Mereka berdiri disana dengan lautan make up di wajahnya
Yang mereka percayai sebagai kebebasan berekspresi
Sedangkan aku disini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku ..

Mereka masih berdiri disana dengan rambut basah oleh gel berwarna warni ..

Penuh dengan unsur kimia yang mereka anggap sebagai kemurnian jiwa ... Sedangkan aku disini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku ..

Mereka berdiri disana dengan berdua, sangat dekat dengan kekasihnya .. Yang membuat mereka sanggup memberikan segalanya .. Sedangkan aku disini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku ...

Dan mereka berdiri disana asyik berbicara untuk membeli celana pendek model terbaru, .. Pewarna rambut yang paling trendi, bahkan cara mendapatkan pacar baru ..

.. Yang mereka anggap sebagai memahami keindahan Tuhan dan ekspresi cinta .. Sedangkan aku disini berdiri tegak dan bangga dengan jilbabku ....

Karena jilbabku inilah pelindungku, kekasihku, kesetiaanku, kemurnianku, kecantikanku, dan alatku untuk terus mengingat Allah ..

Saat aku meletakkan jilbab di atas kepalaku ..
Aku tahu segala kesesatan yang dibawa oleh setan akan dilenyapkan Allah ..

Jilbab bukan sekedar pelengkap penampilan ...
Jilbab juga bukan tameng untuk menutupi kekurangan ...

Jilbab adalah suatu bentuk pengabdian dan cerminan seorang wanita ... Untuk menyamarkan keindahan raganya serta pengamalan dari apa yang ia pelajari ..

Ya Allah …
Semoga aku bisa menjaga keikhlasannya …

Ketika aku putuskan untuk berjilbab, aku telah “memproklamirkan”

cara menyayangi seseorang..


Kalau kita benar-benar merasa sayang kepada seseorang..

Bikin ia tersenyum.
Bukan malah membuatnya menangis.

Bikin ia bahagia.
Bukan malah membuatnya bersedih.

Bikin ia mulia.
Bukan malah menjerumuskannya.

Bikin ia berpegang teguh pada Agama.
Bukan malah menjauhkannya.

Bikin ia merasa nyaman saat bersama.
Bukan malah membuatnya marah.

Bikin ia tenteran jiwanya.
Bukan malah menyiksa batinnya.

Bikin ia semangat hidupnya.
Bukan malah membuatnya putus asa.

Senin, 13 Mei 2013

lupakaan..


Jika pada masa lalu engkau pernah disakiti seseorang.
Jika pada masa lalu engkau pernah dikecewakan seseorang.
Maka tak ada alasan bagimu untuk tidak memberi maaf padanya.

Akan tetapi..

Sudah ada cukup alasan bagimu untuk tidak mempercayainya kembali.
Sudah ada cukup alasan bagimu untuk tidak mengharapkannya­ kembali.

Berhentilah memikirkan orang-orang yang telah mengecewakanmu di masa lalumu.
Berhentilah berharap kepada orang-orang yang telah dengan sengaja menyakitimu di masa lalumu.
Karena hal itu akan membuat banyak waktumu terbuang percuma dan sia-sia.

Berprasangka baiklah kepada Allah..
Karena Dia pasti punya alasan kenapa ia tidak berada bersamamu pada masa sekarang.
Karena Dia pasti punya alasan kenapa ia tidak berada bersamamu pada masa depanmu.

Ada saatnya Dia tidak selalu memberi apa yang kita inginkan.
Ada saatnya Dia tidak selalu menuruti apa yang kita harapkan.

Tapi yang pasti..